Labels

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.
Home » » Pancasila Sebagai Idiologi dan Jati Diri Bangsa Indonesia

Pancasila Sebagai Idiologi dan Jati Diri Bangsa Indonesia

Berbagai persoalan yang muncul dan berkembang dari kehidupan bangsa ini dapat dilihat dari beberapa aspek yang mendukung serta mempengaruhinya, baik yang berasal dari dalam diri bangsa Indonesia maupun faktor eksternal melalui sistem ekonomi, budaya maupun ideologi. Rekaman jejak sejarah yang dapat kita tangkap selama Indonesia berdiri adalah adanya berbagai peristiwa yang mencoba mengubah tatanan serta rongrongan kedaulatan bangsa ini. Mulai dari pemberontakan oleh kelompok separatis maupun hasrat imperialism yang ingin menduduki kembali dari kemerdekaaan yang telah kita capai. 

Landasan serta tatanan yang telah digariskan founding fathers kita dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera, seakan hanya menjadi slogan yang dijunjung tinggi tanpa makna dan hidup dalam kehidupan berbangsa. Sehingga sering kali bangsa ini hanya menjadi pengekor dari kemajuan bangsa lain kerena telah lupa dengan keberadaanya sebagai bangsa yang berkarakter Pancasilai. 

Dan lebih parahnya ketika hal itu telah hilang dari setiap pandangan manusia Indonesia. Akhirnya akan terjadi, munculnya sikap dan karakter dari bangsa ini yang hanya mementingkan egois serta materialis dengan mengatasnamakan kepentingan bangsa. Inilah persoalan mendasar dari banga ini, dengan mulai tercerabutnya akar-akar kebangsaan kita. 

Dasar negara pancasila adalah sebuah rumusan yang sangat ideal bagi bangsa Indonesia berpijak atas plurarisme dan historisitas sebagai landasan berkebangsaan. Bagaimana tidak? karena dalam setiap pasal terkandung makna mendalam yang diambil dan digali dari nilai-nilai serta pengalaman sejarah bangsa Indonesia. Rumusan itu tidak hanya menjadi sekedar dokumen mati yang tidak bermakna, tetapi akan menjadi hidup ketika generasi bangsa ini mampu membaca kembali dengan pemikiran yang segar dalam konteks kekinian. Sayangnya hal tersebut sudah menjadi langka, bahkan telah terjadi goyangan yang cukup massif oleh kelompok- kelompok yang mengatasnamakan agama maupun golongan. Inilah yang menjadi kerisauan bangsa dalam mewujudkan cita- cita kemerdekaan.Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa masa depan Bangsa Indonesia ini ada di tangan pemuda. Sejarah bangsa ini selalu diwarnai oleh pemuda sebagai komponen utama. 

Pemuda memiliki semangat tinggi untuk melakukan perubahan. Energi positif itu terpancar ketika mereka melihat suatu kejanggalan pada bumi pertiwi. Pola pikir dan daya analisis yang tinggi terhadap masalah bangsa membuat mereka merasa terpanggil untuk melakukan percepatan perbaikan tanah air menuju ke arah yang lebih baik. Jika kita menyusuri sejarah bangsa ini, kita akan bertemu generasi 1900-an yang mempelopori kebangkitan nasional dengan terbentuknya Boedi Oetomo sebagai organisasi yang boleh dikatakan sebagai titik awal terbentuknya organisasi yang bersifat nasional. Dilanjutkan dengan perjuangan generasi 1928 yang berhasil mempelopori persatuan nasional melalui Sumpah Pemuda kemudian, kita akan bertemu dengan generasi 1945 yang mempelopori perjuangan kemerdekaan dan generasi 1966 yang berhasil mengakhiri rezim Orde Lama.

Semua angkatan itu silih berganti sampai datang angkatan 1998 yang mampu menumbangkan rezim Orde Baru yang kemudian menjadi era Reformasi Rangkaian sejarah ini membuktikan bahwa peran pemuda sangat dinantikan untuk percepatan perbaikan bangsa. Mereka bersatu dengan meluruskan akhlak dan niat untuk menuju perbaikan Indonesia. Mereka bergerak di bawah kepemimpinan yang jelas dan terarah. Mereka bersatu padu seperti seikat sapu lidi yang mampu membersihkan sampah – sampah yang berserakan. Indonesia membutuhkan peran kita saat ini. Sebagai mahasiswa misalnya, menjadi profesional di bidang kita adalah salah satu cara yang paling efektif. 

Berkumpul bersama dengan pemuda lain yang memiliki visi searah lalu kita membentuk sebuah gerakan nonanarkis yang tersusun secara rapi. Kemudian berusaha menuju ke sektor-sektor penting yang menjadi pusat pengambil keputusan atau sektor yang menguasai hajat hidup bangsa ini. Kita bergerak bersama dengan tujuan untuk memperbaiki bangsa ini. Kita bergerak dibawah arahan yang jelas. Karena itu kita butuh pemimpin yang mampu menjalankan fungsi pembangkit kekompakan agar pergerakan kita tidak mengalami perpecahan intern. 

Selain itu,kita butuh integritas akhlak dan kepribadian. Pendewasaan pikiran, peningkatan daya analisis, dan kemampuan untuk bekerja dalam tim dapat kita peroleh. Semakin strategis jabatan dalam organisasi maka semakin banyak hal yang dapat diperoleh untuk pengembangan diri dan wawasan. Keterpaduan gerak pemuda dalam bingkai kesadaran kebangsaan dan kenegaraan menjadi prasyarat utama untuk menegakan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semua elemen pemuda dengan varian yang menyokongnya adalah modal kekuatan besar serta dapat membentuk jaringan yang kuat dan mampu mempertahankan keutuhan NKRI dan Ideologi negara sebagai rasa cinta kepada tanah air Indonesia untuk lebih di perhitungkan dimata dunia internasional.

0 komentar:

Posting Komentar

INDONESIA